Sebuah portal berita yang berimbang, dan terkini

23 September 2022

NABI ADAM AS. BERTAWASUL KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM


NABI ADAM AS. BERTAWASUL KEPADA NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM

Imam Hakim an-Naisabur meriwayatkan dari Umar berkata, bahwa Nabi bersabda:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَمَّا اقْتَرَفَ آدَمُ الْخَطِيْئَةَ قَالَ يَا رَبِّىْ إِنِّىْ أَسْأَلُكَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ لِمَا غَفَرْتَ لِىْ، فَقَالَ اللهُ: يَا آدَمُ كَيْفَ عَرَفْتَ مُحَمَّدًا وَلَمْ أَخْلُقْهُ؟ قَالَ: يَا رَبِّى لِأَنَّكَ لَمَّا خَلَقْتَنِىْ بِيَدِكَ وَنَفَخْتَ فِيَّ مِنْ رُوْحِكَ رَفَعْتُ رَأْسِىْ فَرَأَيْتُ عَلَى قَوَائِمِ الْعَرْشِ مَكْتُوْبًا لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ فَعَلِمْتُ أَنَّكَ لَمْ تُضِفْ إِلَى اسْمِكَ إِلَّا أَحَبَّ الْخَلْقِ إِلَيْكَ، فَقَالَ اللهُ: صَدَقْتَ يَا آدَمُ إِنَّهُ لَأَحَبُّ الْخَلْقِ إِلَيَّ اُدْعُنِى بِحَقِّهِ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكَ وَلَوْلَا مُحَمَّدٌ مَا خَلَقْتُكَ (أخرجه الحاكم فى المستدرك وصححه ۲/۶۱۵)

“Rasulullah bersabda: “Ketika Adam melakukan kesalahan, lalu ia berkata:

 “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu dengan Haq Muhammad agar Kau ampuni diriku”.

 Lalu Allah berfirman:

 “Wahai Adam, dari mana engkau tahu Muhammad padahal belum Aku ciptakan?”

Adam menjawab:

 “Wahai Tuhanku, ketika Engkau ciptakan diriku dengan kekuasaan-Mu dan Engkau hembuskan ke dalamku sebagian dari ruh-Mu, maka aku angkat kepalaku dan aku melihat di atas tiang-tiang Arasy tertulis kalimat “Laa ilaaha illallaah muhamadur rasulullah” maka aku tahu bahwa Engkau tidak akan mencantumkan sesuatu dengan nama-Mu kecuali nama mahluk yang paling Engkau cintai”.

 Allah menjawab:

 “Benar Adam, sesungguhnya ia adalah mahluk yang paling Aku cintai, berdoalah dengan (bertawassul melaluinya maka Aku telah mengampunimu, dan andaikan tidak ada Muhammad maka tidaklah Aku menciptakanmu”.
(HR. Al-Hakim)

Dan ia (Al-Hakim) berkata bahwa hadits ini adalah shahih dari segi sanadnya. Demikian juga pernyataan Imam Baihaqi dalam kitabnya Dalail An-Nubuwwah, Imam al-Qasthalany dalam kitabnya Al-Mawahib, 2/392, Imam Zarqani dalam kitab Syarkhu Al-Mawahib Laduniyyah, 1/62, Imam Subuki dalam kitabnya Shifa As-Saqam, dan Imam Suyuti dalam kitabnya Khasais An-Nubuwah, mereka semua mengatakan bahwa hadits ini adalah shahih.

http://www.hwmi.or.id




#NahdlatulUlama 
#IslamNusantara
#MediaDakwahOnline

0 comments:

Posting Komentar