Sebuah portal berita yang berimbang, dan terkini

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

05 Oktober 2025

Makna Filosofis Logo Konferancab Ke-VI PAC GP Ansor Punggur Tahun 2025

 


Punggur, Lampung Tengah – Menjelang pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-VI, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Punggur memperkenalkan logo resmi kegiatan yang sarat makna filosofis dan nilai kebangsaan.


Logo Konferancab ke-VI mengusung ikon utama buah nanas, yang merepresentasikan identitas khas Kecamatan Punggur melalui simbol Tugu Nanas. Unsur ini menjadi lambang kebanggaan sekaligus pengingat pentingnya menjaga kearifan lokal dalam setiap langkah pengabdian kader Ansor.


Bagian mahkota nanas dirancang berbentuk tiga segitiga yang terinspirasi dari lambang Gerakan Pemuda Ansor. Tiga segitiga tersebut melambangkan tiga pilar Nahdlatul Ulama, yakni Nahdlatut Tujjar (gerakan ekonomi), Nahdlatul Ilmiah (gerakan keilmuan), dan Nahdlatul Wathon (gerakan kebangsaan). Warna hijau tua yang digunakan menggambarkan keteguhan iman, kesuburan, serta kedamaian sebagai landasan perjuangan organisasi.


Sementara itu, buah nanas dengan pita tiga warna menjadi representasi tema besar Konferancab ke-VI: Berkhidmat, Bersatu, Berdaya.


Warna oranye/jingga menggambarkan semangat dan pengabdian tulus kader Ansor.


Warna kuning melambangkan persatuan dan kehangatan dalam menjaga ukhuwah.


Warna hijau muda menandakan kemandirian serta daya juang dalam berkontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.



Adapun pita spiral melingkar pada logo menyimbolkan keluwesan dan keterbukaan Ansor yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan persatuan dan kemaslahatan bangsa.


Sebagai penutup, logo juga menampilkan ornamen perahu khas Lampung, yang menggambarkan perjalanan hidup penuh perjuangan, semangat gotong royong, serta identitas kebudayaan masyarakat Lampung yang diwariskan lintas generasi. Warna hitam pada ornamen tersebut melambangkan kewibawaan, ketegasan, dan elegansi Ansor dalam menghadapi tantangan zaman.


Melalui simbol-simbol tersebut, PAC GP Ansor Punggur menegaskan bahwa Konferancab ke-VI bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat nilai keislaman, kebangsaan, dan kearifan lokal dalam bingkai pengabdian kepada Nahdlatul Ulama, bangsa, dan negara.

Triwulan Muslimat NU di Rama Murti

 


Seputih Raman, Lampung Tengah – Hari ini digelar kegiatan Triwulan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang bertempat di Rama Murti, Kecamatan Seputih Raman, berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan.


Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Lampung Tengah, Bapak I Komang Koheri, Camat Seputih Raman, serta seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama (KBNU) MWC NU Seputih Raman.


Kegiatan triwulan ini diisi dengan tausiyah oleh KH. M. Muslih, S.H., M.H., yang memberikan siraman rohani penuh makna tentang pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, juga dilakukan penyerahan 60 paket bantuan dhuafa, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.


“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin mempererat silaturahmi antar warga NU di Seputih Raman,” ujar salah satu pengurus Muslimat NU setempat.


Acara berlangsung dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan umat dan kemajuan Nahdlatul Ulama di Lampung Tengah.

04 Oktober 2025

Ketua LBM NU Bumi Ratu Nuban Isi Ngaji Kitab Safinatun Najah di Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor

Bumi Ratu Nuban – Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Bumi Ratu Nuban berkesempatan mengisi kajian kitab Safinatun Najah dalam agenda rutin Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu malam (4/10/2025) bertempat di Mushola Nurul Islam, Dusun 4 Bumi Raharjo, Kecamatan Bumi Ratu Nuban.


Acara diawali dengan pembacaan istighotsah bersama sahabat Ansor dan Banser se-Bumi Ratu Nuban, dilanjutkan dengan ngaji kitab Safinatun Najah yang dipandu langsung oleh Ketua LBM NU Bumi Ratu Nuban. Jamaah yang hadir mengikuti kajian dengan penuh khidmat, menyimak penjelasan tentang fiqh dasar yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.


Kegiatan rutinan MDS Rijalul Ansor ini menjadi wadah penting bagi kader Ansor, Banser, serta masyarakat sekitar untuk memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, sekaligus mempererat ukhuwah.


“Ngaji kitab kuning seperti Safinatun Najah ini sangat penting, karena menjadi fondasi dasar dalam memahami fiqh. Semoga rutinan ini terus istiqamah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap salah satu pengurus PAC GP Ansor Bumi Ratu Nuban.


Dengan adanya kegiatan ini, GP Ansor melalui MDS Rijalul Ansor berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam mengawal tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat.


Ansor Ranting Bumi Raharjo Gelar Doa Bersama dan Silaturahmi

 


Bumi Raharjo, Bumiratu Nuban – 04 Oktober 2025

Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Bumi Raharjo, Kecamatan Bumiratu Nuban, menggelar kegiatan doa bersama dan silaturahmi pada Sabtu malam (04/10). Acara ini diikuti oleh jajaran pengurus ranting, anggota Banser, serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam suasana penuh kekhidmatan, para peserta duduk bersama membacakan doa dan shalawat, serta menyampaikan harapan agar seluruh anggota senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam berkhidmat di tengah masyarakat.


Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antaranggota Ansor dan Banser, sekaligus sarana konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah di tingkat desa.


Acara ditutup dengan ramah tamah dan menikmati hidangan yang telah disiapkan panitia. Dengan adanya kegiatan rutin semacam ini, diharapkan Ansor Bumi Raharjo semakin solid dan terus berkontribusi positif bagi umat, bangsa, dan negara.